News

avanza tetap diuber meski harganya kian mahal

Mobil MPV keluaran PT Toyota-Astra Motor tampaknya masih menjadi favorit masyarakat di indonesia. Hal itu terlihat dari data Gabungan industri kendaraan bermootor indonesia (Gaikindo) dimana MPV berkapasitas 7 penumpang itu menempati posisi 1 penjualan wholesales di indonesia.

Sepanjang Januari-Maret 2017 Toyota Avanza sudah terjual sebanyak 35.713 unit. “Jadi ceritanya kalau kita ikutin dari sejak Kijang, masuk Avanza itu terjadi pergeseran, marketnya Kijang tiba-tiba turun, begitu signifikan, goyang, Avanza naiknya luar biasa, nah sekarang, levelnya kijang sudah stabil, 4.000 nggak bakal goyang, dan lounching produk baru naik sekitar 6.000, jadi 6.000 naik 50 persen,” ungkap Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta.

“Kalau Avanza tetap backbone sampai kapanpun juga, meski harganya terus naik, apalagi nanti kalau ada perubahan model lagi, itu pasti booming lagi avanza. Masih tetap diuber walaupun harganya Rp.200 jutaan,” sambung Soerjo.

Avanza saat dirilis pertama kali di awal tahun 2000-an harganya mencapai di bawah Rp.100 juta. Mirip dengan mobil LCGC sekarang.

Namun ada juga yang memprediksi eksistensi Avanza bakalan terganggu oleh kehadiran MPV 7 penumpang dari Mitsubishi yang bakalan meluncur di semester kedua tahun ini, yakni XM Concept. Soal adanya pesaing baru ini, Soerjo malah menyambutnya.

“Nah saya pengen lihat ketika XM Concept datang aja, karena kemarin juga saya sudah lihat, produknya juga bagus, futuristik. Kita lihat saja hasilnya gimana kalau itu masuk, itu menarik itu, market otomotif bisa bukan cuma 1.050 juta atau 1.070 juta, tapi bisa lebih besar lagi baguslah,” kata Soejo.